Monchicchi’s Weblog


ASUS G70
Oktober 27, 2008, 2:28 am
Diarsipkan di bawah: Electronic
G70S
Kekuatan Ganda untuk Permainan Game Sejati
ASUS G70 mencapai kinerja ekstrim dengan arsitektur Mesin-Ganda Multi
Nikmati hiburan revolusioner dimana saja – G70S yang memiliki teknologi Intel Core™2 Duo processor mampu meningkatkan performa mobile, kemampuan high-definition yang baru, dan memperpanjang waktu hidup baterai.

Gamer merupakan konsumen yang paling memerlukan kebutuhan kinerja sistem tinggi. Untuk menjawab kebutuhan tersebut, ASUS merancang arsitektur Mesin-Ganda Multi yang ada pada notebook G70 disertai dengan struktur duplexnya hampir di ssemua komponen sistem, seperti mesin grafis ganda, slot hard drive ganda dan sistem kipas ganda. Dipadukan dengan kemampuan visual high-definition dan audio, notebook G70 menciptakan standar baru bagi mobile gaming di level kinerja ekstrim serta menawarkan kemampuan kinerja dan kekuatan gaming tersendiri dalam satu paket portable.

Mesin Grafis Ganda

Di puncak kinerja pada platform portable, G70 memfituri tidak hanya satu, namun dua mesin grafis Nvidia 8700M GT yang terpisah dan berdiri sendiri. Beroperasi secara paralel melalui teknologi SLI serta dilengkapi dengan memori physical terpisah 1024MB, G70 merupakan rancangan yang mampu memuaskan gamer hardcore dengan aksi game yang tanpa henti dengan sangat mencengangkan.

Hard Disk Ganda

G70 memiliki slot drive yang cukup untuk mengakomodasi dua hard disk yang masing-masing menampung kapasitas hingga 640GB. Tidak hanya sekedar untuk menyimpan pustaka media yang banyak, namun juga memberikan tambahan pilihan untuk menyimpan konten game secara terpisah dari file media dan dokumen lainnya.

CPU Dual Core

Tenaga utama G70 adalah prosesor Intel Core 2 Duo dan Core 2 Extreme, yang merupakan CPU berkinerja paling tinggi buatan Intel. Untuk menambah kenyamanan, G70 memiliki fitur perangkat lunak ASUS Direct Console agar pengguna dapat mengatur fitur-fitur yang ada di dalam G70 dan bahkan dapat memilih level kinerja CPU antara Standard, Turbo dan Turbo Extreme. Dipadukan dengan prosesor dual core berkecepatan tinggi, mesin grafis ganda dan hard drive ganda, G70 telah diuji dengan 3D Mark 2006 dan meraih skor 8,116 (Vista Ultimate 32-bit, 1024×768) dan 8,208 (Vista Ultimate 64-bit, 1024×768).

Tampilan Ganda
Dirancang sebagai notebook gaming berperforma tinggi, G70 dilengkapi dengan layar Full HD 17” WUXGA (1920×1200) untuk mengimbangi kemampuan tingkat pemrosesannya. Layar utama LCD memiliki waktu respon yang cepat sebesar 8ms untuk menghilangkan efek ghosting serta dilengkapi lampu ganda dengan tingkat brightness tinggi untuk menambah kenyamanan visual. Layar kedua menampilkan informasi sistem yang penting, email yang datang, peringatan pesan serta pesan personal Anda sehingga permainan yang sedang Anda mainkan di mode layar penuh tidak mengalami gangguan.

Tenaga Audio Ganda

Untuk melengkapi fitur-fitur high-definition yang ada, G70 dipersenjatai dengan fitur-fitur audio berkekuatan tinggi, yakni Dolby Home Theater dan speaker Altec Lansing. Dengan total 4 speaker terintegrasi serta diletakkan secara strategis pada keempat sudut notebook, maka efek surround 3D akan menjadi lebih terasa. Sebagai tambahan, speaker depan dilengkapi lampu sorot yang dapat berubah warna sesuai variasi volume suara untuk menyemarakkan jalannya permainan Anda.

Mendukung Perangkat Keras Ganda
Notebook G70 tidak hanya tenaga yang memiliki kekuatan ganda, namun juga menjadikan tenaga tersebut lebih bermanfaat. Para gamer yang memodifikasi sistem desktop menjadi berkinerja tinggi akan menghargai kehadiran kipas pendingin ganda pada G70. Untuk menambah kenyamanan, tersedia dual touch pad yang dapat mengontrol pengaksesan multimedia. Kehadiran tambahan hotkey (termasuk tombol empat arah) yang dapat dikonfigurasi akan menjadikan pengalaman gaming Anda menjadi penuh semarak.

Desain yang Memukau
Setiap inci pada notebook G70 dirancang untuk menyeimbangi semangat gaming para gamer. Dengan tekstur heksagonal dan efek aluminium, G70 akan membangkitkan kinerja yang tinggi sama seperti kekuatan mobil sport. Desain yang menghiasi notebook ini dibumbui dengan sistem pencahayaan LED yang interaktif dan diletakkan secara strategis di sekitar casing G70 sehingga tidak hanya menjadikannya atraktif, namun juga informatif. Sebagai contoh, cahaya LED pada bagian belakang unit dapat berubah warna sesuai kecepatan kipas, dan lampu pada bagian tepi layar dapat dikonfigurasi untuk berkedip saat CPU sedang melakukan proses.

Ini Komponen kompleks pada Laptop “Asus G70″ :

  • Intel Core 2 Duo / Core 2 Extreme processor,
  • 802.11a/b/g/n WiFi,
  • twin 512MB NVIDIA GeForce 8700M GTs,
  • up to 4GB of DDR2 RAM,
  • dual hard drives availability,
  • WUXGA / WXGA,
  • Blu-ray writer,
  • 2-megapixel camera,
  • Bluetooth 2.0+EDR,
  • gigabit Ethernet,
  • 8-cell battery,
  • built-in Altec Lansing stereo speakers,
  • a subwoofer,
  • an embedded TV tuner,
  • a remote control.

Ukuran Besar, Definisi yang Lebih Baik

ASUS G70 menawarkan kualitas berdefinisi tinggi untuk pengalaman gaming yang mengasikkan.


INTERNET
Oktober 20, 2008, 2:25 am
Diarsipkan di bawah: Uncategorized

Secara harfiah, internet (kependekan daripada perkataan ‘interconnected-networking’) adalah rangkaian komputer yang terhubung di dalam beberapa rangkaian. Manakala Internet (huruf ‘I’ besar) ialah sistem komputer umum, yang berhubung secara global dan menggunakan TCP/IP sebagai protokol pertukaran paket (packet switching communication protocol). Rangkaian internet yang terbesar dinamakan Internet. Cara menghubungkan rangkaian dengan kaedah ini dinamakan internetworking.

Kemunculan Internet

Rangkaian pusat yang membentuk Internet diawali pada tahun 1969 sebagai ARPANET, yang dibangun oleh ARPA (United States Department of Defense Advanced Research Projects Agency). Beberapa penyelidikan awal yang disumbang oleh ARPANET termasuk kaedah rangkaian tanpa-pusat (decentralised network), teori queueing, dan kaedah pertukaran paket (packet switching).

Pada 1 Januari 1983, ARPANET menukar protokol rangkaian pusatnya, dari NCP ke TCP/IP. Ini merupakan awal dari Internet yang kita kenal hari ini.

Pada sekitar 1990-an, Internet telah berkembang dan menyambungkan kebanyakan pengguna jaringan-jaringan komputer yang ada.

Internet pada saat ini

Internet dijaga oleh perjanjian bi- atau multilateral dan spesifikasi teknikal (protokol yang menerangkan tentang perpindahan data antara rangkaian). Protokol-protokol ini dibentuk berdasarkan perbincangan Internet Engineering Task Force (IETF), yang terbuka kepada umum. Badan ini mengeluarkan dokumen yang dikenali sebagai RFC (Request for Comments). Sebagian dari RFC dijadikan Standar Internet (Internet Standard), oleh Badan Arsitektur Internet (Internet Architecture Board – IAB). Protokol-protokol internet yang sering digunakan adalah seperti, IP, TCP, UDP, DNS, PPP, SLIP, ICMP, POP3, IMAP, SMTP, HTTP, HTTPS, SSH, Telnet, FTP, LDAP, dan SSL.

Beberapa layanan populer di internet yang menggunakan protokol di atas, ialah email/surat elektronik, Usenet, Newsgroup, perkongsian file (File Sharing), WWW (World Wide Web), Gopher, akses sesi (Session Access), WAIS, finger, IRC, MUD, dan MUSH. Di antara semua ini, email/surat elektronik dan World Wide Web lebih kerap digunakan, dan lebih banyak servis yang dibangun berdasarkannya, seperti milis (Mailing List) dan Weblog. Internet memungkinkan adanya servis terkini (Real-time service), seperti web radio, dan webcast, yang dapat diakses di seluruh dunia. Selain itu melalui internet dimungkinkan untuk berkonikasi secara langsung antara dua pengguna atau lebih melalui program pengirim pesan instan seperti Camfrog, Pidgin (Gaim), Trilian, Kopete, Yahoo! Messenger, MSN Messenger dan Windows Live Messenger.

Beberapa servis Internet populer yang berdasarkan sistem Tertutup(?)(Proprietary System), adalah seperti IRC, ICQ, AIM, CDDB, dan Gnutella.

Budaya Internet

Jumlah pengguna Internet yang besar dan semakin berkembang, telah mewujudkan budaya internet. Internet juga mempunyai pengaruh yang besar atas ilmu, dan pandangan dunia. Dengan hanya berpandukan mesin pencari seperti Google, pengguna di seluruh dunia mempunyai akses internet yang mudah atas bermacam-macam informasi. Dibanding dengan buku dan perpustakaan, Internet melambangkan penyebaran(decentralization) / pengetahuan (knowledge) informasi dan data secara ekstrim.

Perkembangan Internet juga telah mempengaruhi perkembangan ekonomi. Berbagai transaksi jual beli yang sebelumnya hanya bisa dilakukan dengan cara tatap muka (dan sebagian sangat kecil melalui pos atau telepon), kini sangat mudah dan sering dilakukan melalui Internet. Transaksi melalui Internet ini dikenal dengan nama e-commerce.

Terkait dengan pemerintahan, Internet juga memicu tumbuhnya transparansi pelaksanaan pemerintahan melalui e-government.

Tata tertib Internet

Sama seperti halnya sebuah komunitas, Internet juga mempunyai tata tertib tertentu, yang dikenal dengan nama Nettiquette.

Isu moral dan undang-undang

Terdapat kebimbangan masyarakat tentang Internet yang berpuncak pada beberapa bahan kontroversi di dalamnya. Pelanggaran hak cipta, pornografi, pencurian identitas, dan ucapan benci (?) (Hate speech), adalah biasa dan sulit dijaga. Hingga tahun 2007, Indonesia masih belum memiliki Cyberlaw, padahal draft akademis RUU Cyberlaw sudah dibahas sejak tahun 2000 oleh Ditjen Postel dan Deperindag. UU yang masih ada kaitannya dengan teknologi informasi dan telekomunikasi adalah UU Telekomunikasi tahun 1999.

Internet juga disalahkan oleh sebagian orang karena dianggap menjadi sebab kematian. Brandon Vedas meninggal dunia akibat pemakaian narkotik yang melampaui batas dengan teman-teman chatting IRCnya memberi semangat. Shawn Woolley bunuh diri karena ketagihan dengan permainan online, Everquest. Brandes ditikam bunuh, dan dimakan oleh Armin Meiwes setelah menjawab iklan dalam internet.

Akses Internet

Negara dengan akses internet yang terbaik termasuk Korea Selatan (50% daripada penduduknya mempunyai akses jalurlebar – Broadband), dan Swedia. Terdapat dua bentuk akses internet yang umum, yaitu dial-up, dan jalurlebar. Di Indonesia, seperti negara berkembang dimana akses Internet dan penetrasi PC masih juga rendahlainnya sekitar 42% dari akses Internet melalui fasilitas Public Internet aksss seperti warnet , cybercafe, hotspot dll. Tempat umum lainnya yang sering dipakai untuk akses internet adalah di kampus dan dikantor.

Disamping menggunakan PC (Personal Computer), kita juga bisa mengakses Internet melalui Handphone (HP) menggunakan Fasilitas yang disebut GPRS (General Packet Radio Service). GPRS merupakan salah satu standar komunikasi wireless (nirkabel) yang memiliki kecepatan koneksi 115 kbps dan mendukung aplikasi yang lebih luas (grafis dan multimedia). Teknologi GPRS dapat diakses yang mendukung fasilitas tersebut. Pen-setting-an GPRS pada ponsel Tergantung dari operator (Simpati, Indosat, XL, 3) yang digunakan. Biaya akses Internet dihitung melalui besarnya kapasitas (per-kilobite) yang didownload.

Penggunaan Internet di tempat umum

Internet juga semakin banyak digunakan di tempat umum. Beberapa tempat umum yang menyediakan layanan internet termasuk perpustakaan, dan internet cafe/warnet (juga disebut Cyber Cafe). Terdapat juga tempat awam yang menyediakan pusat akses internet, seperti Internet Kiosk, Public access Terminal, dan Telepon web.

Terdapat juga toko-toko yang menyediakan akses wi-fi, seperti Wifi-cafe. Pengguna hanya perlu membawa laptop (notebook), atau PDA, yang mempunyai kemampuan wifi untuk mendapatkan akses internet.

Tokoh Tokoh Internet Dunia

Istilah Internet Indonesia

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas

Langsung ke: navigasi, cari

Istilah Internet Indonesia adalah istilah-istilah yang diserap dari bahasa asing karena kemajuan teknologi internet. Mayoritas istilah-istilah tersebut adalah berasal dari bahasa Inggris Amerika, karena dipandang memiliki kekayaan kosakata internet yang paling luas.

Terjemahan

Terjemahan istilah-istilah internet dan komputer seringkali menyisakan kesulitan sendiri bagi para ahli bahasa dikarenakan ilmu komputer dan internet merupakan teknologi baru yang terus menerus berkembang dan menciptakan istilah-istilah baru yang sebelumnya tidak pernah dikenal dalam ilmu linguistik. Oleh karena itu tidak jarang terjemahan langsung suatu istilah terasa janggal untuk diucapkan maupun ditulis. Sebagai contoh istilah cookie terasa janggal bila diterjemahkan menjadi ‘roti’ dalam bahasa Indonesia. Penerjemah-penerjemah harus berusaha sesetia mungkin dengan makna aslinya dengan tidak membuat padanan istilah yang tidak akan dipakai oleh pengguna-pengguna yang terbiasa dengan istilah di dalam bahasa lain.

Banyak dari istilah-istilah internet dan komputer yang memiliki sejarah panjang yang membuat makna kata sesungguhnya kabur, sebagai contoh adalah nama-nama merek terkenal yang seringkali mengambil dari kosakata bahasa di mana perusahaan tersebut berada. Dengan demikian, istilah-istilah yang sudah bercampur dengan kebudayaan dan sejarah suatu bangsa akan semakin sulit diterjemahkan ke dalam budaya yang sama sekali berlainan dan tidak memiliki sejarah internet dan komputer yang sama panjangnya. Sebagai contoh dalam hal ini adalah istilah desktop sama sekali tidak ada hubungannya dengan ‘meja’ ataupun ‘permukaan’ di dalam bahasa Indonesia.

Perhatikan bahwa tidak semua istilah dalam artikel ini merupakan istilah resmi seperti yang ditetapkan pemerintah Indonesia.



Alleria The Windrunner
Oktober 13, 2008, 2:30 am
Diarsipkan di bawah: Game

Alleria, Windrunner

In the valleys of Winterspring, deep within the verdant glades of the Forest of Trees, an elf with the power of the wind makes her home. She joined the Sentinel as a free agent shortly after the War of the Magi. Favored by the Goddess of Wind, Alleria received many blessings. Her arrows fly straight and true, piercing all enemies in a line. She can lace her arrow with wind and bind enemies together by creating ethereal shackles. Her footsteps are hastened by the currents of air. It is known that she can dispatch enemies at blinding speed by releasing a flurry of arrows. She is indeed a worthy enemy of the Scourge.
Skill Build

1 Power Shot
2 Windrunner
3 Power Shot
4 Shackle Shot
5 Power Shot
6 Shackle Shot
7 Power Shot
8 Shackle Shot
9 Shackle Shot
10 Focus Fire
11 Focus Fire
12 Windrunner
13 Windrunner
14 Windrunner
15 Stats
16 Focus Fire
17-25 Stats

Power Shot is maxed out first because it works as your killing ability in early game, not being able to deal damage with your normal attack yet. Shackle Shot’s stun looks very attractive, but it is very hard to place especially in early game, since your opponents tend to not stand in armies of creeps. Power Shot on the other hand can be used for farming purposes, too, and you are not made for first blood anyways. One level of windrunner as soon as possible, because it allows you to escape dangerous situations (with Boots of Speed it already gives you maximum movement speed). 100% evasion is great, but you will not benefit from it much, since early game is all about spells. Therefore Shackle Shot is your next aim to support your teammates in ganks. Focus Fire is skipped at level six because your basic damage at that point is pitiful – your opponents will not get seriously injured by your nine attacks, and in most cases you will be killed, or at least have to retreat before you have fired all of them. A level two Focus Fire at level eleven offers you some kills however if used adequately. Windrunner is maxed in midgame, since you need the evasion to survive in team battles and you are able to chase enemies.
Item Build

Starting Items

I recommend to let someone else get a courier, because you are very item dependent and need every penny. Besides some tangos I vary whether to get Boots or Circlets/Branches first, since maximum movement speed will make you survive, but Stats will keep you in the lane. It plays no major role however.

Full Item Build

Boots of Speed and two or three Null Talismans will be all you need to keep you in early to mid game. After getting these I would recommend rushing Lothar’s Edge, since it gives you damage output, attack speed, and what you need most in this point of game: a very powerful escape skill. Lothar’s Edge is no longer an agility item, so you do not pay for anything you do not need. Get Crystalis after Lothar’s Edge to boost your damage for a relatively low price. The critical attacks synergize perfectly with Focus Fire. Power Treads (Intelligence) are the next item, mainly for attack speed to not be too dependent on Focus Fire. Boots of Travel are, in my opinion, just a waste, because you do not benefit of the movement speed bonus (you are not called Windrunner without reason), and Phase Boots look good; cheap, boosting damage and survivability with its armor, but do not work well with Windrunner, and therefore are not recommended. As last item, finish Buriza to become a powerful damage dealer.

Luxury/optional Items

Helm of the Dominator greatly increases your survivability and usually is the first thing I get after completing my item build (sometimes even before finishing Buriza, depending on the situation). The problem for all damage dealers is being disabled, so if you are suffering from that you should consider Black King Bar. However, I only get it when facing multiple mass stunners, since you have nothing disabling or gruesomely fearful, so you have a good chance of not being focused first. If your team needs silence, Orchid is a good alternative for Buriza, since you get all benefits out of the intelligence boost. However, you do not need speed bost badly and crits are better in my humble opinion. Decide for yourself.
Strategy

Early game

You are playing a character that is extremely weak in early game (can be compared to heros like Faceless Void, or Phantom Assassin), so play defensively and focus on farming, not killing. You are a lategame killer, so be sure to reach it equipped. Jungling is an option using creep pulling strategies (you are not able to jungle on your own) since you can use Power Shot to clear trees (be aware that hit creeps will not run to you like using Beastmaster’s axes). You can escape ganks easily by Windrunner, but always assure that you have an escape path.

Mid Game

Your time has not come yet. Assist your team in ganks with Focus Fire and use Power Shot to clear your team’s view if the enemy tries to hide in the forest. With Windrunner and Lothar’s Edge you can scout for your team. Be aware of Sentry Wards and most of all, do not forget to farm your equipment.

Late Game

If the game reaches late game, you are finally a real threat for your opposing team. You can assist pushes by clearing creep waves with Power Shot (aiming at the ranged creeps usually makes you hit the most targets), use Focus Fire to deal massive damage in team battles and use Windrunner to chase fleeing enemies on low health. Since Windrunner’s cooldown is rather low, you can turn it on if focused in team battles, too, not taking physical damage for six seconds (this is a free Omniknight’s ultimate!). Do not get too cocky though; if you draw too much attention stunners and nukers will tear you down pretty easily.
Basic shops

Beazel The Weapons Dealer

Sena The Accessorizer

Cache of the Quel’thelan/Gateway of Demonic Artifacts

Leragas The Vile (‘Secret’ Shop)

Ancient of Wonders/Graveyard
Recipe Shops

Level 1 Recipes

Level 2 Recipes

Level 3 Recipes

Level 4 Recipes

Level 5 Recipes

Hero Abilities

Shackleshot

Alleria fires an enchanted arrow using wind magic that binds the target to an enemy unit or tree behind it.

Level 1 – 1.4 seconds shackle
Level 2 – 2.1 seconds shackle
Level 3 – 2.8 seconds shackle
Level 4 – 3.5 seconds shackle

Cooldown: 14
Manacost: 90/100/110/120

Level 1: 90 mana, 14 sec cooldown.
Level 2: 100 mana, 14 sec cooldown.
Level 3: 110 mana, 14 sec cooldown.
Level 4: 120 mana, 14 sec cooldown.


Powershot

Windrunner winds up her bow for up to 1 second to perform a single powerful shot. The arrow travels 1700 distance, dealing damage and destroying trees in its path. The damaged dealt is greatest to the first target it hits and is reduced by 10% with each other it passes through.

Level 1 – 120 initial damage.
Level 2 – 200 initial damage.
Level 3 – 280 initial damage.
Level 4 – 360 initial damage.

Cooldown: 12
Manacost: 90/100/110/120

Level 1: 90 mana, 12 sec cooldown.
Level 2: 100 mana, 12 sec cooldown.
Level 3: 110 mana, 12 sec cooldown.
Level 4: 120 mana, 12 sec cooldown.


Windrunner

Imbues her body with the essence of wind, increasing her movement speed by 50% and giving her the ability to evade all physical attacks for a short period of time. Additionally, the gusts of wind around her impairs the movement of nearby enemies, slowing their movement speed in a 300 AoE around her.

Level 1 – 8% slow, lasts 2.75 seconds.
Level 2 – 16% slow, lasts 3.5 seconds.
Level 3 – 24% slow, lasts 4.25 seconds.
Level 4 – 30% slow, lasts 5 seconds.

Cooldown: 65/50/35/20
Manacost: 100

Level 1: 100 mana, 65 sec cooldown.
Level 2: 100 mana, 50 sec cooldown.
Level 3: 100 mana, 35 sec cooldown.
Level 4: 100 mana, 20 sec cooldown.


Focus Fire

Alleria channels wind throughout her body to surge an excess of adrenaline, giving her maximum attack speed on one target for 10 attacks. Damage is reduced in this state.

Level 1 – 50% reduced damage.
Level 2 – 40% reduced damage.
Level 3 – 30% reduced damage.

Cooldown: 60
Manacost: 200/300/400

Level 1: 200 mana, 60 sec cooldown.
Level 2: 300 mana, 60 sec cooldown.
Level 3: 400 mana, 60 sec cooldown.